Profil Desa Kawitan

Mengenal lebih dekat sejarah, data penduduk, dan lokasi geografis desa kami

Sejarah Desa

Secara pasti tidak diketahui mengenai sejarah keberadaan Desa Kawitan, baik itu asal-usul, tahun berdiri, proses pemberian nama desa, dan lain-lain. Namun demikian, untuk mengetahui sejarah Desa Kawitan didasarkan dari berbagai sumber, baik melalui keterangan para sesepuh (orang tua) yang diperoleh secara turun-temurun maupun dari sempalan cerita sejarah serta buku sejarah Kabupaten Tasikmalaya.

Nama “Kawitan” berasal dari kata “Wiwitan” yang berarti “pertama”. Dahulu, Desa Kawitan merupakan desa pertama yang berdiri di wilayah Kecamatan Salopa, bahkan sebelum Kecamatan Salopa terbentuk.

Berdasarkan Buku “Naskah Hari Jadi Tasikmalaya” (Sejarah Kabupaten Tasikmalaya) yang diterbitkan pada bulan Juni 1975, dinyatakan bahwa pada tahun 1888 Masehi, wilayah Kabupaten Sukapura (sebelum berganti nama menjadi Kabupaten Tasikmalaya) terdiri dari 14 wilayah Distrik dan 254 desa. Salah satunya adalah Desa Kawitan yang berada di Distrik Mandala (sekarang Kecamatan Cikatomas).

Seiring dengan diberlakukannya Peraturan Desentralisasi dan Otonomi Pemerintahan Hindia Belanda di Tasikmalaya pada tahun 1926, wilayah Kabupaten Tasikmalaya mengalami perubahan administrasi dan hanya tersisa 10 Distrik. Salah satunya adalah Distrik Cikatomas yang kemudian berganti nama menjadi Kewadanaan Cikatomas dengan membawahi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cikatomas, Kecamatan Cikalong, dan Kecamatan Salopa. Kecamatan Salopa meliputi delapan desa, yaitu Desa Bengkok, Desa Kaputihan, Desa Sukakerta, Desa Talegong, Desa Ciwarak, Desa Kersagalih, Desa Kawitan, dan Desa Cikasungka. Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pada tahun 1888 Desa Kawitan telah berdiri, sedangkan Kecamatan Salopa diperkirakan mulai terbentuk pada tahun 1926 Masehi.


🏛️ Era Kepemimpinan Desa Kawitan

Tidak terdapat keterangan yang secara pasti menyebutkan siapa yang pertama kali menjabat sebagai Kuwu atau Kepala Desa di Desa Kawitan. Sejarah kepemimpinan desa baru mulai diketahui secara jelas sejak tahun 1911 Masehi, berdasarkan sumber cerita turun-temurun dan catatan sejarah yang ada.

1911 – 1916

Pada periode ini, tampuk kepemimpinan Desa Kawitan dipegang oleh H. Martaatmadja. Beliau dikenal dengan julukan Lurah Hurmat karena mengakhiri masa jabatannya dengan berhenti secara hormat. Kepemimpinannya menjadi awal tercatatnya sejarah pemerintahan Desa Kawitan.

1916–1921

Jabatan Kepala Desa Kawitan selanjutnya dijabat oleh Kuwu Sumarta. Selama masa kepemimpinannya, pemerintahan desa tetap berjalan meskipun dengan keterbatasan. Masa jabatannya berakhir karena beliau beliau meninggal dunia (wafat) saat masih menjabat.

1921–1976

Setelah itu, kepemimpinan Desa Kawitan kembali diemban oleh H. Martaatmadja. Dengan masa jabatan yang sangat panjang, beliau dikenal masyarakat dengan sebutan Mama Kuwu. Pada tahun 1976, Desa Kawitan mengalami pemekaran wilayah dengan terbentuknya desa baru, yaitu Desa Mandalahayu. Seiring dengan pemekaran tersebut, H. Martaatmadja (Mama Kuwu) mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Desa karena faktor usia.

1976–1978

Pasca pemekaran desa, jabatan Kepala Desa Kawitan dijabat oleh Bapak Omay Komar, beliau adalah seorang staf Kantor Kecamatan Salopa. Pada masa Pemerintahannya, Kantor Kepala Desa Kawitan dipindahkan dari tempat yang lama ke tempat/tanah desa (Kawitan) yang berlokasi di Kampung Babakanwaru, Dusun Sukasari. Sementara kantor lama digunakan sebagai Kantor Kepala Desa Mandalahayu (sekarang menjadi Gedung Dakwah Islam Kecamatan Salopa).

1978–1990

Melalui proses pemilihan Kepala Desa, Bapak Ismail terpilih sebagai Kepala Desa Kawitan. Masa kepemimpinannya menandai dimulainya pemilihan kepala desa secara demokratis dan berlangsung hingga tahun 1990.

1978–1990

Pada periode ini, jabatan Kepala Desa Kawitan dipegang oleh Bapak Dalimi sebagai Pejabat Sementara (PJS). Beliau merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) Salopa.

1991–2005

Pemilihan Kepala Desa tahun 1991 menetapkan Bapak Syarip Hidayat sebagai Kepala Desa Kawitan. Beliau memimpin selama dua periode berturut-turut hingga tahun 2005.

2005-2011
Kepemimpinan Desa Kawitan selanjutnya dijabat oleh Bapak Jajat Darajat , yang terpilih pada pemilihan Kepala Desa tanggal 25 Juni 2005 dan hingga masa baktinya berakhir, beliau berhenti dengan hormat serta tidak menjadi salah satu peserta pada Pemilihan Kepala Desa Kawitan Periode berikutnya yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2011.

2011-2023
Pada periode ini, Desa Kawitan dipimpin oleh Bapak Uus Kusnadi selama dua periode berturut-turut. Kepercayaan masyarakat yang kembali diberikan mencerminkan kesinambungan dan stabilitas pemerintahan desa.

2023-2029

Memasuki periode terbaru, pemerintahan Desa Kawitan dipimpin oleh Bapak Asep Patoni Hambali, S.H.I. Beliau terpilih pada Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2023 dan masa jabatannya diperpanjang hingga tahun 2029 sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

Data Desa dalam Angka

5.469
Total Penduduk
2.959
Penduduk Laki-laki
2.510
Penduduk Perempuan
1.529
Kepala Keluarga
3
Dusun
27
RT
6
RW
14
Jumlah Sarana Pendidikan

Lokasi Desa Kawitan

Informasi Lokasi
  • Koordinat GPS: 7°23′02″S 108°06′46″E
  • Latitude: -7.3839
  • Longitude: 108.1129
  • Elevasi: ± 450 mdpl
  • Kode Pos: 46192
Batas Wilayah
  • Utara: Desa Karyawangi
  • Selatan: Desa Mandalahayu
  • Timur: Desa Mandalaguna
  • Barat: Desa Mandalawangi
🌍 Lihat di Google Maps
← Kembali ke Beranda